Kapan pertama kali umat Muslim mulai berpuasa?

saat-non-muslim-california-pahami-islam-lewat-buka-puasa-masjid-an-nur-florida

Saat perintah puasa datang dari Allah yang Maha Kuasa, tidak serta merta kaum Muslim bisa menjalankannya dengan baik. Oleh karena itu, Allah memberikan kesempatan bagi kaum Muslim berpuasa.

Menurut Thariq Muhammad Suwaidan dalam bukunya “Rahasia Puasa Menurut 4 Mazhab”, puasa pertama kali dilakukan pada tahun kedua hijriah dan dilaksanakan dalam dua tahap.

Tahap pertama:

Kaum muslim diberi pilihan untuk melaksanakan puasa atau memberi makan orang miskin setiap hari.

Tahapan kedua:

Berpuasa tanpa pilihan.

(dikutip dari buku terbitan Maghfirah Pustaka tahun 2013)

Diketahui perintah puasa pertama kali tertuang di Al-Baqarah ayat 183-184.

2:183

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,  (Al-Baqarah: 183)

2:184

(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Al-Baqarah: 184)

Kemudian disusul surat yang sama ayat 185:

2:185

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (Al-Baqarah: 185)

Sementara dalam riwayat Abu Ya’la:

“Nabi Muhammad SAW memerintahkan sahabatnya untuk puasa sunnah 3 hari setiap bulan untuk melatih kebiasaan mereka. Namun jika tidak mampu Rasulullah membolehkan mereka membayar kafarat. Selama hidupnya, Rasulullah SAW berpuasa Ramadhan sebanyak 9 kali.”

IslamIsLogic.wordpress.com
fb.com/IslamIsLogic
“Guide us to the Straight Path” (QS 1:6)

Pos ini dipublikasikan di Ilmu dan Islam. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s