Beginilah Cara Keluarga AS Ajari Anak-anak Berpuasa

anak-berpuasa

Setiap tahunnya, bulan Ramadan disambut antusias oleh muslim di Amerika Serikat. Maka, keluarga-keluarga muslim di negeri Paman Sam itu tak ketinggalan melatih anak-anaknya untuk berpuasa.

Bulan Ramadan disambut antusias oleh muslim di Amerika Serikat. Keluarga-keluarga muslim di negeri Paman Sam itu tak ketinggalan melatih anak-anaknya untuk berpuasa.

“Anak-anak dan saya telah berpuasa sebelum Ramadan untuk berlatih menghadapi puasa yang panjang, sebab (hari di musim panas) sangat panjang tahun ini,” tutur Noor Khan, warga Napreville, Chicago, dikutip dari On Islam, Selasa 1 Juli 2014.

Karena telah bersiap sebelum Ramadan, keluarga Noor sudah siap berpuasa Ramadan yang dimulai pada Sabtu minggu lalu.

“Yang mengagumkan setiap tahunnya, saya tidak tahu bagaimana kami bisa melakukannya. Tapi sekali menjalankan, ini sangat mudah, sebab seluruh komunitas muslim berpuasa,” tambah dia.

Keluarga Noor juga memperbanyak ibadah selama Ramadan. Mereka berkumpul, duduk bersama dan berdoa. Saat itulah rasa lapar dan dahaga seolah sirna di tengah-tengah doa bersama itu.

“Kami mendapatkan keuntungan saat kami duduk bersama dan perut tidak menjadi pusat perhatian lagi, kecuali Tuhan yang menjadi pusat perhatian saat berkumpul itu.”

Suami Noor, Syed Quadri, mengatakan, keluarganya, terutama ketiga anaknya, bisa tahan lapar dan dahaga karena memperbanyak minum saat malam hari. Sehingga, tubuh mereka menjadi kuat saat berpuasa di siang hari.

Anak-anak pasangan Quadri dan Noor juga beraktivitas saat siang hari. Sang putri, pergi ke masjid untuk membaca Alquran. Sementara, Quadri memiliki target selama Ramadan bisa mengkhatamkan Alquran. “Bisa menyelesaikan lebih dari enam ribu ayat,” kata Quadri.

“Anak-anak perempuan menjadi bagian dalam program itu, di mana setiap hari ada 30 hingga 50 gadis yang melakukan kegiatan membaca Alquran dan berdoa bersama,” Noor menambahkan.

Sementara putri Quadry, Muryem, mengatakan setiap Ramadan muslim selalu mencoba meningkatkan keimanan mereka. Bulan suci inilah yang menurut gadis enam belas tahun ini menjadi kesempatan menempa diri menjadi manusia yang lebih baik.

“Anda tidak perlu khawatir terhadap apa yang Anda makan, melainkan khawatir dengan perilaku kita,” ujar Muryem.

Taka hanya membaca Alquran dan berdoa bersama. Muslim di AS juga meningkatkan sedekah selama Ramadan ini. Berton-ton makanan didistribusikan oleh muslim di sana.

“Di Islamic Foundation, kami melakukan berbagai penggalangan dana untuk organisasi lokal dan komunitas yang membutuhkan,” kata Imam Hisham AlQaisi, pengurus Islamic Foundation di Villa Park. (On Islam/Ism/Dream).

IslamIsLogic.wordpress.com
fb.com/IslamIsLogic
“Guide us to the Straight Path” (QS 1:6)

Pos ini dipublikasikan di Kisah Muslim. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s