Dalam Seminggu, Dua Wanita Sydney Masuk Islam

aborigin muslim

Asosiasi Mualaf Australia mengatakan lebih dari seratus orang di Kota Sydney, sebagian besar perempuan, masuk Islam saban tahun. Para ahli mengatakan sebagian dari mereka menganut ajaran Islam ekstrem.

Pekan lalu publik Australia dikejutkan dengan berita mantan murid sekolah di Negara Bagian Queensland, Amira Karroum, 22 tahun, tewas dalam perang di Kota Aleppo, Suriah, bersama suaminya Yusuf Ali seperti dilansir surat kabar the Daily Telegraph, Ahad (19/1). Pasangan suami istri berasal dari Granville itu pergi ke Suriah untuk berperang pada bulan lalu.

Asosiasi Mualaf Australia memperkirakan dua pertiga mualaf itu adalah perempuan. Sebanyak lebih dari 60 persen masuk Islam karena pengaruh suami atau teman.

Julia Moukhallalati, 22 tahun, menyatakan dua kalimat syahadat di sebuah masjid di sebelah barat Sydney. Tak lama setelah menjadi mualaf dia bertemu lelaki bernama Raid berdarah Libanon-Australia. Mereka bertemu di sebuah restoran ketika mencari makanan halal. Tiga bulan kemudian mereka menikah.

Moukhallalati mengaku dia dipaksa orang tuanya menjalankan ajaran Ortodok tapi dia tidak bisa menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di pikirannya.

“Setelah saya mempelajari Islam saya tahu saya harus jadi bagian dari Islam,” kata dia. “Saya suka bagaimana Islam memperlakukan perempuan.”

IslamIsLogic.wordpress.com
fb.com/IslamIsLogic
“Guide us to the Straight Path” (QS 1:6)

Pos ini dipublikasikan di Islam di Dunia, Muallaf Non-Indonesia. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s