Keluar dari Klub Malam, Jamie Fletcher Temukan Islam

Jamie Fletcher

Banyak hal tak terduga dialami para muallaf dalam menemukan Islam. Seperti yang dialami Jamie Fletcher. Seorang muallaf dari Kolombia. Ia menemukan Islam sesudah dirinya pulang dari sebuah klub malam dalam kondisi mabuk.

“Suatu malam saya dan teman saya pulang dari klub malam dan mabuk. Sepulang dari sana kami duduk di depan rumahnya sembari menatap botol minuman. Tak di duga temen saya berkata,’Aku tak percaya masih melakukan ini’,” ceritanya kepada Public Radio International (PRI) pada hari Senin, 23 Desember 2013.

Fletcher yang penasaran mencoba bertanya kembali. Ia bertanya apa maksud dari perkataan temannya tadi. “Aku bertanya padanya apa maksud dari ‘tidak percaya’. Lalu temanku bercerita bahwa dirinya tak percaya masih melakukan hal ini setelah pulang dari Mekah,” kenangnya.

Mendengar kata Makkah, Fletcher kembali bertanya kepada temannya apa itu Makkah. Dan Ia mendapatkan jawaban bahwa Mekah adalah rumah dari Allah. Temannya yang seorang muslim, juga menjelaskan sedikit tentang Islam.

“Islam adalah agama yang benar dari Allah,” ceritanya. saat itu Fletcher menyangkal dengan alasan semua orang menganggap agamanya adalah benar. Akan tetapi obrolan singkat tersebut memercikan keingin tahuan Fletcher akan Islam.

Seperti kebanyakan Latin, Fletcher dibesarkan dalam keluarga Katolik, tapi dia bilang orang tuanya juga mendorong dia untuk menemukan kebenaran sendiri.

Dalam usahanya mencari kebenaran, ia belajar agama Kristen, Yahudi, Taoisme dan Buddhisme. Anehnya, di dalam pencariannya tersebut, ia mulai meyakini bahwa Islam adalah agama yang benar dari Allah. Saat itulah, ia memutuskan untuk mulai masuk Islam dan mengganti namanya menjadi Mujahid Fletcher.

“Islam membawa rasa yang jelas untuk meminta pengampunan atau pertobatan langsung kepada Tuhan, tanpa perantara, ” kata Fletcher.

Tak hanya sebatas puas dalam menemukan kebenaran akan Islam. Fletcher pun bertekad untuk menyebarkan Islam di kalangan Latinos (masyarakat Amerika Latin) lainnya.

Oleh karena itu, ia meluncurkan sebuah perusahaan bernama ‘Islam di Spanyol’ di mana ia mulai melakukan terjemahan dan membuat rekaman audio dari ayat-ayat.

Dia dan ayahnya yang juga masuk Islam, telah tercatat membuat lebih dari 500 CD dan 200 akses TV kabel yang beriskan hal-hal tentang Islam.

“Tujuan akhir dengan Islam di Spanyol adalah untuk mendidik Latin tentang Islam di seluruh dunia,” katanya.

Sekarang, Fletcher juga rutin hadir di Maryam Islamic Center yang terletak di Sugar Land, sebuah pinggiran kota makmur dari Houston. Masjid besar disana memiliki arsitektur yang sama seperti di Timur Tengah atau Turki dimana bangunannya sngat menarik dan tinggi, pintu masuk melengkung, terdapat pilar dan dua menara.

Fletcher mengatakan Muslim Latino tersebar di kantong-kantong kecil di kota-kota besar seperti Houston. (Sumber : Republika)

IslamIsLogic.wordpress.com
fb.com/IslamIsLogic

Pos ini dipublikasikan di Muallaf Non-Indonesia. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s