Zionis Mulai Jarahi Batu Masjid Al-Aqsa!

Zionis Mulai Jarahi Batu Masjid Al-Aqsa!

YERUSSALEM (Rabu, 17 Oktober 2012) – Yayasan amal dan kebudayaan Aqsa mengungkapkan pada Senin kemarin bahwa negeri Zionis tersebut telah mencuri beberapa bongkahan batu bersejarah dari kompleks Masjid Al Aqsa dan meletakkan salah satunya didepan gedung Knesset di Yerusalem terjajah.

Yayasan Aqsa menjelaskan bahwa tentara wilayah pendudukan Israel telah mencuri sejumlah batu yang letaknya berjarak tiga meter dari tembok sebelah utara Masjid suci tesebut, pihak yayasan menambahkan bahwa pihaknya mampu menyelinap dibelakang pagar yang didirikan Tentara pendudukan Israel disekeliling Masjid dan menemukan bahwa beberapa bongkahan batu telah raib.

Pihak yayasan menambahkan bahwa Tentara Pendudukan Israel (IOA) mendirikan sebuah tenda berwarna hitam pekat di lokasi tersebut dan melarang siapapun untuk mendekat atau mengambil gambar agar kejahatan yang mereka lakukan tidak terbongkar.

Batu Al-Aqsa yang di maling oleh zionist, mereka meletakkannya di depan gedung Paerlemen

Yayasan tersebut menambahkan bahwa salah satu bongkahan batu yang dicuri tersebut dibawa menuju lokasi yang tidak diketahui dan satu lagi dibawa ke gedung Knesset, pihaknya menambahkan orang-orang Zionis bisa saja merubah ciri-ciri khusus batu tersebut.

Yayasan berhasil mengambil sebuah foto dari batu curian yang ditempatkan diluar gedung Knesset.

Sheikh Kamal al-Khatib, deputi kepala Pergerakan Islam di tanah terjajah Palestina pada 1948, menyatakan bahwa bangsa Israel adalah ahlinya dalam hal pemalsuan dan pencurian, karena Israel juga telah mencuri dan mengambil paksa tanah Palestina, dan mencoba memalsukan sejarah bangsa Palestina.

Sheikh Khatib menambahkan bahwa kaum Zionis seperti mencoba untuk menutupi matahari dengan ayakan pasir dengan cara terus mencuri benda-benda bersejarah milik umat Islam dan bangsa Arab kemudian mengklaim benda-benda tersebut hanya reruntuhan dari sebuah kuil.

Sheikh Khatib mengatakan, padahal tindakan penggalian disekeliling dan di bawah Masjid Al-Aqsa yang dilakukan oleh kaum Zionis tidak menunjukkan tanda-tanda keberadaan sebuah kuil dalam kompleks Masjid Al-Aqsa.

Dalam perkembangan berikutnya, sebuah delegasi dari komite populer Jerusalemite pada hari Senin kemarin mengunjungi area istana Umayyad di sebelah tenggara tembok Yerusalem terjajah untuk menyaksikan pelanggaran-pelanggaran yang diperbuat oleh pihak berwenang Israel dan juga penduduk koloni Yahudi, yang terbaru adalah pemindahan sebongkah besar batu dari tempat asalnya ke sebuah lokasi yang tidak diketahui.

Delegasi tersebut menyesalkan tindakan pencurian secara terang-terangan terhadap benda-benda bersejarah umat Islam serta cara-cara pencucian otak para wisatawan dengan mengatakan bahwa benda-benda bersejarah tersebut berasal dari kuil.

Ihab al-Jallad, seorang anggota komite Jerusalemite, mengatakan kepada wartawan PIC bahwa ada sekelompok warga Zionis yang terus menerus datang ke bagian selatan tembok Yerusalem dan menyelipkan benda-benda di celah tembok tersebut sementara masyarakat Yahudi merekam film dokumenter di wilayah tembok sejarah yang dipalsukan Zionis Israel. (dn/pic/suaramedia.com)

Zionis Israel Masuki Tahap Akhir Penghancuran Al-Aqsa

Seorang anggota parlemen Hamas, Ameera Al-Halaika memperingatkan pada Jumat lalu bahwa rencana penghancuran Masjid Al-Aqsa oleh zionis Israel telah mencapai tahap akhir, menyerukan bahwa bungkamnya negara-negara Islam merupakan pesan yang salah.

Dia juga menyebutkan bahwa “negara kematian” yang menyelimuti dunia Islam menyebabkan rencana-rencana busuk Israel di situs suci tersebut berjalan lancer hingga mencapai tahap akhir.

Dalam permohonannya, Halaika menyerukan dunia Islam agar bersatu dan turut bergabung dalam barisan pejuang Muslim di Yerusalem.

Menurut Halaika, wajah-wajah iblis Israel terus bekerja siang dan malam serta melakukan pengusiran masal terhadap warga Palestina yang semakin terkucilkan, ditambah lagi dengan pembangunan ilegal oleh pemukim Yahudi yang sangat bernafsu merenggut tanah tersebut.

Peringatan Halaika tersebut dicetuskan setelah menemukan fakta bahwa Israel melakukan penggalian dan menghancurkan pondasi Masjid Al-Aqsa. Mereka bahkan membuat terowongan dan lift di sebelah Barat Masjid untuk menghubungkan gerbang Al-Magharba dengan plaza Al-Buraq sebagai upaya mereka mempermudah penghancuran Al-Aqsa.

Sebuah organisasi Palestina berbasis Yerusalem menduga bahwa Israel mulai menggali terowongan bawah tanah baru ke arah Masjid Al-Aqsa, situs ketiga paling suci dalam dunia Islam.

Al-Aqsa Foundation for Heritage and Waqf mengklaim bahwa Israel Antiquities Authority, bekerja sama dengan organisasi pemukim “Elad” telah menggali terowongan sepanjang 120 meter, dengan lebar 1,5 meter di bawah lingkungan Palestina, Silwan, di Yerusalem, menuju ke masjid.

Setiap hari terlihat truk yang membawa puing-puing dan pasir sebagai sisa-sisa dari penggalian, yang mengangkut timbunan ke tempat yang tidak diketahui keberadaannya, yayasan itu menyatakan.

Operasi yang telah berlangsung selama sekitar 40 tahun sejauh ini, dilaksanakan sesuai dengan keyakinan Yahudi bahwa di bawah Masjid Al-Aqsa, terdapat sebuah kerajaan kuno tersembunyi yang telah lama hilang.

Menurut organisasi itu, terowongan itu mulai di bawah Masjid di Silwan Ein, dan telah dilengkapi dengan lampu-lampu, tangga, dan besi beton untuk penguatan.

Penjajahan Israel tersebut semakin diperparah dengan diluncurkannya rencana pembangunan ribuan perumahan baru yang akan mengelilingi Al-Aqsa.

Seorang Arab yang menjadi anggota Knesset, Ahmad Tibi mengatakan pada Jumat lalu bahwa kotamadya Israel di wilayah yang terjajah tengah bersiap-siap membangun 15.000 unit perumahan, dengan sebagian besar berada di wilayah Garis Hijau di wilayah Tepi Barat yang terjajah.

Berita tersebut muncul tak lama setelah adanya kebijakan bejat Israel yang melebarkan pembangunan 900 unit rumah ilegal di Gilo, salah satu dari belasan pemukiman illegal Yahudi di Yerusalem Timur.

Tentu saja keputusan tersebut memicu kemarahan dari kelompok-kelompok internasional, termasuk ketua PBB, Ban-Ki Moon yang mengutuk tindakan ilegal tersebut, menyebutnya semakin memperkeruh upaya perdamaian di Timur Tengah dan bagi kedua negara.

AS, Inggris, dan Perancis juga menyesali tindakan Israel yang menolak permintaan internasional untuk membekukan pemukiman di Tepi Barat.

Warga Palestina menyebut kejahatan tersebut sebagai “paku terakhir untuk peti mati” bagi usaha solusi dua negara.

Tibi mengatakan 15.000 unit perumahan baru tersebut merupakan ancaman yang lebih serius bagi Palestina, terutama Masjid Al-Aqsa.

Umat Yahudi Ortodoks Israel meyakini, bahwa Palestina merupakan Tanah yang dijanjikan Tuhan, maka dari itu sudah seharusnya menjadi milik bangsa Yahudi. (al/pic/pv/sm/suaramedia.com)

Masjid Al-Aqsa Tour View

Masjid Al-Aqsa, circa 1930

IslamIsLogic.wordpress.com

Pos ini dipublikasikan di Info Dunia Kafir. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Zionis Mulai Jarahi Batu Masjid Al-Aqsa!

  1. asep ropi berkata:

    laknatullohita’ala wahai zionis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s